Showing posts with label Inspiration. Show all posts
Showing posts with label Inspiration. Show all posts

Friday, March 25, 2016

Bajrangi Baijaan


Bajrangi Baijaan
Cerita tentang dua negara yang terpisah oleh berbagai macam rasa. Mulai dari agama, kebencian, dan masalah-masalah yang silih berganti. Pawan, atau yang akrab disapa Bajrangi, seorang pemuda asal India yang mengorbankan kehidupannya demi kehidupan gadis kecil asal Pakistan yang tanpa sengaja tertinggal dari Ibunya. Menonton kisahnya hingga ending membuat saya gemetaran, harus merasakan seper-bagian feeling dari setiap aktornya. Shahida, gadis cilik berumur 6 tahun tersebut mengukir jejak jatuh bangun pada kehidupan Pawan. Bukan hanya Pawan, bahkan hampir seluruh ke-2 negeri tersebut merasakan perbedaan yang kian mulai menyatu (dalam film).

Jatuh bangun yang membuat saya harus mengacungan kedua jempol adalah beberapa bagian dimana Pawan melewati serentetan ujian yang tak kunjung tamat. Misalya saat ingin menyebrangi perbatasan India – Pakistan tanpa passport maupun visa (setelah ditipu oleh orang yang ingin mengambil keuntungan). Pertama dipulangkan oleh para penjaga perbatasan setelah berhasil melewati jalan pintas bawah tanah untuk mencapai daerah Pakistan. Kedua, ia kembali melalui jalan pintas lain dan bertemu dengan para penjaga yang sama lagi. Karena penganut dewa Bajrangi, Pawan pun memiliki sifat jujur sejujurnya, ia tidak ingin pergi melewati perbatasan tanpa izin dari mereka. Kemudian, Ia dipukul oleh para penjaga, sedangkan Munni (nama lain Shahida yang diberikan oleh Pawan karena ia tidak bisa berbicara dan mengatakan nama aslinya) hanya melihat dari sudut pasir lain dengan linangan air mata. Dengan wajah bahagia dan hati mulia, Pawan berkata pada Munni “Munni, jangan khawatir, kami hanya bersenang-senang“ kemudian ia kembali di tendang oleh para penjaga lainnya.

Dalam hati saya bergetar, dan ingin berteriak (dramatis) ‚“Apanya yang sedang senang-senang? Nyaris babak belur dikatakan senang-senang?“ kemudian saya menafsirkan sendiri, kalimat tersebut guna menghapus kesedihan Munni agar tidak menangis melihat Pawan terus dipukuli, lebih kurangnya saya pikir begitu. Dan lagi, Pawan kembali tersenyum kepada Munni yang terus saja menangis karena sedih melihat penderitaan Pawan, sosok pemuda yang sedang (sudah) menyelamatkan hidupnya. Mungkin karena rasa iba dan secuil rasa kasihan pada Munni yang terus saja menangis, sang komandan menyuruh para penjaga untuk berhenti memukul dan menendang Pawan.

“Aku telah berjanji pada bajrangi untuk tidak berhenti menemukan orang tuanya.“ Kata Pawan sambil menatap lekat-lekat mata komandan tersebut. Singkat cerita, komandan memberikan izin kepada Pawan dan Munni setelah 3 kali kedapatan berada pada perbatasan India – Pakistan. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan dengan syarat bahwa Pawan akan kembali ke perbatasan dan pulang ke India setelah menemukan orang tua Minna.

Sampai disuatu tempat, mereka ditangkap polisi. Cukup buruk nasib Pawan, si pemilik hati berjiwa tulus. Untuk melakukan satu kebaikan saja –memulangkan Munni pada orang tuanya– harus melewati sederet cobaan yang dahsyat.

Mulai dari harus bermalam di mesjid, yang dalam agamanya Pawan sendiri dilarang, sampai harus berpenampilan menggunakan cadar seperti wanita muslimah untuk bisa lolos dari pengawasan polisi, ditemani sang ustadz.
Di akhir pertemuan mereka, ustadsz tersebut memberi salam. Namun ketika sadar bahwa Pawan tidak beragama islam, ustadz pun memberi salam perpisahan dengan bahasa Pawan, “Jai Sri Ram“. Kalimat tersebut menjadi trending topic hingga cerita berakhir, Jai Sri Ram.

Hingga ditangkap dan dituduh sebagai mata-mata India untuk menghancurkan Pakistan, Pawan tetap saja bersitekad ingin menemukan orang tua Munni. Dalam film ini, yang membuat saya merasakan getar amarah juga kebahagiaan adalah ketika seorang pejabat yang bersikeras untuk tetap membuktikan bahwa Pawan adalah seorang mata-mata, di sana pula ada seorang polisi yang berjiwa patriot. Ia mengatakan bahwa tidak ingin merusak nama baik negaranya demi suatu kebohongan yang tidak pernah dilakukannya, ketika dipaksa oleh atasannya untuk membuktikan suatu kesalahan menjadi benar. Saya salut, hal ini menceritakan bahwa diluar sana masih ada orang-orang yang bisa menegakkan kebenaran, meski harus melewati sekotak resiko.

Dengan bantuan sang wartawan, yang telah menemani hari-hari Pawan bersama Minna (Shahida) ia merekam seluruh jejak perjalanan mereka dan mengunggahnya di youtube. Ribuan bahkan jutaan orang menontonnya dan berpartisipasi untuk menolong mereka. Hingga akhirnya setelah dilepaskan dari tahanan, Pawan kembali ke India, negara asalnya. Dari kejauhan ,Shahida (akhirnya Pawan tau nama asli Munni), berlari menemui Pawan di perbatasan. Pada detik-detik yang sangat menegangkan ini, saya kembali menitikkan air mata melihat perjuangan Shahida memanggil nama Pawan. Namun tidak disangka-sangka, tiba-tiba saja Shahida memiliki suara dan meneriakkan nama Pawan sambil menangis bahagia. Pawan berbalik, dan mereka saling berlarian menghampiri satu sama lain.

Ending.
Saya terkesan. Campur aduk perasaan dalam film ini mengajari saya beberapa hal, bahwa Pawan, seorang pemuda nonmuslim memiliki hati selembut sutra untuk menolong gadis kecil muslim. Ia tidak pernah menyerah, tidak pernah putus asa. Meski tekadnya untuk bersifat jujur pada akhirnya harus sedikit melenceng demi kebaikan. Tapi bagaimanapun, penilaian orang tidak akan pernah habis. Hidup hanya terus berjalan satu kali, dan itulah yang dilakukan oleh Pawan. 

Saat Shahida bertemu Ibunya

Detik-detik Shahida meneriakkan nama Pawan dan mereka saling berlarian menghampiri
bagian paling TOP yang saya sukai

Friday, February 5, 2016

Bok Cinta

Kemarin saya meminjam salah satu buku cantik (saya menyebutnya demikian). Covernya, saya jatuh cinta. Terlihat abstrak dan penuh tanya, saya menjadi tertarik.
http://grobakhysteria.or.id/tengok-bustaman-2-bok-cinta-project/
"BOK CINTA"  Project Tengok Bustaman - A. Khairudin

"Bok Cinta" project adalah suatu proyek seni yang diciptakan oleh masyarakat di Kampung Bustaman, Purwodinatan, Semarang Utara. Lebih tepatnya remaja remaja yang aktif dan kreatif bergabung dalam Ikatan Remaja Bustaman (IRB) untuk,menciptakan tempat seni tersebut, yang dulunya merupakan tempat tongkrongan yang kemudian disihir menjadi salah satu keajaiban dunia -menurut saya. Ya, dulunya itu hanya sebuah gang kecil, yang penuh, sumpek dan lain-lain (sebut saja sendiri). Tak habis saya pikir, kekreatifan masyarakat di sana saya acungkan 4 jempol deh, terutama remaja nya. Bahkan saya sendiri yang berkali kali mencoba (sok) kreatif tidak pernah memikirkan hal sedemikian indah.

Gang sempit tersebut bernama "Gang Gedong Sepuluh", dengan jumlah rumah 12, dan,penghuni nyaris mencapai 140 jiwa. Positif-negatifnya, dengan kepadatan yang demikian, mereka membuat ruang pribadi tak lagi menjadi rumah tertutup, melainkan menjadi ruang yang begiti inklusif, ruang publik. Seperti salah satu rumah,  Sugiono, ia menggunakan rumahnya untuk karaoke dengan tetangga. Sehingga batas privat dan publik menjadi tirai tirai tipis yang tertiup angin kemudian menghilang, begitulah cerita singkat tentang interaksi warga gang Gedong Sepuluh.

Ada lagi cerita dari Annisa Rizkiana, yang membuat sebuah proyek "Nisa's world (and the children).
Hampir tidak ada ruang bagi mereka yang masih menyandang dunia anak-anak, seperti lapangan bermain mungkin. Jangan dibayangkan, lapangan bermain hanya menjadi mimpi dalam dunia mereka. Jadi disinilah letak 'world' nya mereka yang Annisa ciptakan. Bersama beragam wajah wajah kecil yang masih lugu, ia mengajari mereka berbagai jenis kreatifitas yang menumbuh kembangkan bakat fisik mereka. Uniknya, tanpa lapangan yang luas untuk bermain bola ataupun masak-masakan, mereka dapat terus tumbuh dengan baik.


Ada juga jiwa jiwa seni yang mungkin selama ini belum tersalurkan. Arief Hadinata menolak 'tidak' untuk berhenti kreatif. Arief mengajak warga warga untuk membayangkan "seandainya mereka diberi tanah lapang, opsi apa yang terpikirkan untuk membangun objek di lapangan tersebut". Dan hasilnya, di salurkan dalam bentuk gambar 3D di salah satu dinding warga. Semoga mereka bisa meraih kesempatan untuk menggapai kampung dalam imajinasi ya. 

Bukan hanya itu, saya menemukan hal yang kreatif. 
Lihat saja gambar dibawah ini.




itu adalah gambar dari kamar mandi/toilet.
What???
Dari 5 kamar mandi yang tersedia, katanya mereka memasang instalasi suara 3 diantaranya. Mereka menginstal alat musik yang berbeda-beda sehingga warga bisa memilih jenia musik apa yang disukai.
Katanya, warga di sana menyukai musik, sehingga inisiatif yang begitu kreatif ini dapat melanjutkan sisa hidup mereka untuk menikmati cangkiran2 indah tentang musik. Ahh jadi kebayang gimana bahagianya warga disana ketika memasuki toilet, tempat yang selalu di-jidad-kam sebagai tempat terjorok. Dan yang lebih membuat saya terpana adalah, dinding-dinding toilet di sana menjadi lampiasan seni. Mereka menempel stiker dan gambar - gambar yang memiliki nilai asosiasi terhadap keberanian orang, sejenis motivasi mungkin. Salah satunya seperti "besok harus lebih baik dari hari ini". Mungkin, dengan begitu setiap yang masuk ke toilet akan selalu termotivasi hehe.

Oya, terkadang mereka suka membuat event-event menarik, perlombaan, dan segala sesuatu yang berakar dari kekreativitasan.


"Apalah arti renda-renda kesenian, bila terpisah dari derita lingkungan. Apalah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan. Kepadamu aku bertanya..?" Sajak Sebatang Lisong - WS Rendra

Dalam bukunya BOK CINTA,  Adin (sapaan akrab A. Khairudin) ia menulis:
"Kami, generasi yang tumbuh dalam tradisi patah-patah mencoba meraba, kota ini hendak ke mana, terlebih penting, kami mau ke mana. Hal yang kami cintai adalah dunia seni, karir yang dibangun sejak kuliah juga tak jauh-jauh dari situ."

Hmm,... keren (y)
Saya suka.







Kalau pengen tau lebih lengkap bisa buka situs ini
http://bokcintaproject.tumblr.com/

Saturday, October 31, 2015

Namanya Lina, Gadis Luar Biasa

Malam minggu, iseng buka-buka youtube, akhirnya sayapun melihat video kisah inspiratif.
Adalah disebuah panggung impian Tiongkok, seorang gadis berumur 19 tahun yang memiliki wajah cantik dan selalu tersenyum, terlihat bahwa hidupnya terlalu bahagia. Tetapi siapa yang tahu? Ternyata wanita yang dahulu memiliki rambut panjang tersebut sedang menderita kanker akut yang sudah menjalar hingga ke paru-paru. Tetapi karena semangat yang begitu luar biasa, wanita tersebut akhirnya bisa merealisasikan mimpi dengan usahanya sendiri.

Namanya Lina. Saat ditanya oleh presenter acara tersebut, apakah ia takut dengan penyakitnya? Dengan tetap tersenyum dan tanpa ragu, Lina menjawab “Tidak” dengan begitu mantap. Karena dengan senyum yang sama sekali tidak terlihat dipaksakan, orang-orang (termasuk saya sendiri) akan mengira bahwa ia adalah gadis paling beruntung. Tetapi ternyata, beban hidup yang dipikulnya tidak pernah putus, karena sebelum menderita kanker, Ibunya telah lebih dahulu meninggal dan ia harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Lina menyukai olahraga, meskipun dengan kondisi fisiknya yang harus mengalami amputasi kaki kanan akibat serangan kanker tiba-tiba. Tetapi ia tidak pernah mengalah pada penyakit yang dideritanya, buktinya ia berhasil mendapatkan sebuah medali kejuaraan penderita cacat dalam bidang tenis meja. “Penyakit banyak mengambil keindahan dari hidupnya, tapi tidak bisa mengambil keindahan dunia di hatinya”, begitulah motivasi tinggi yang digunakannya. Hingga presenter tersebut kembali bertanya pada Lina. “Yang saya tidak mengerti adalah begitu banyak malapetaka dihidupmu, kamu masih bisa tertawa. Bisakah kamu ceritakannya?”

Dengan tetap tersenyum bahagia Lina menjawab “ketawa bisa hidup sehari, tidak ketawa juga bisa hidup sehari. Kenapa saya harus menangis sehari?”

YaAllah, hati saya bergetar membaca teks kalimat tersebut (karena ia berbicara dalam bahasa China mungkin). Subhanallah, betapa besar hati yang telah Tuhan ciptakan kepada Lina. Ia menjawab pertanyaan tersebut tanpa berpikir panjang dan langsung menancap di hati semua orang yang mendengarnya. Lina berkata bahwa “saya lebih baik ketawa mengahadapi.”

Dan kalian tahu apa impiannya yang ingin diwujudkan hingga ia datang kepanggung impian tersebut? Ia telah berjanji pada Ibunya (sebelum kepergian sang ibu tercinta) bahwa ia akan menjaga ayahnya.  Karena ayah adalah satu satunya keluarga yang masih ia miliki. Ia ingin ayahnya hidup dengan baik, dan ia mempersembahkan sebuah lagu yang berjudul ‘selamanya ada dirimu’ untuk ayah tercinta. Saya hanya bisa menangis saat melihat ketegaran hatinya yang mencoba bernyanyi untuk sang ayah. Ia juga berkata bahwa ia tidak begitu mengkhawatirkan penyakitnya. Yang begitu ia khawatirkan adalah ayahnya –kehidupannya ayahnya. Sungguh anak yang berhati mulia. Kalau saya berada di posisinya, entahlah, apa saya masih mampu tersenyum sebahagia itu dan masih mengkhawatirkan orang lain.

Selanjutnya, saya tidak mnegetahuinya lagi. Berdasarkan judul youtube tersebut, “pentas terakhir gadis penderita kanker”, mungkin ia sudah meninggal, atau sembuh karena dioperasi. Saya tidak tahu. Yang saya tahu dengan pasti, kisah tersebut begitu menginspirasi saya. Kenapa? Karena baginya senyuman yang tulus lebih baik dari pada menangis meratapi sakit yang di deritanya. Bagaimana dengan saya, yang masih saja terus mengeluh ini itu disaat badan saya sehat. Semoga kisah tersebut dapat menginspirasi kita semua. Aamiin.

Sunday, October 25, 2015

Karena Jodoh adalah Milik-Nya

Karena sesungguhnya inspirasi tidak hadir dua kali dalam waktu yang sama, kecuali  kamu mencoba menukarnya dengan hal lain – kem

Actually, beberapa hari lalu disela waktu luang pada malam hari, saya iseng membuka youtube. Beberapa video berlalu begitu saja dihadapan layar laptop saya sambil menikmati instrument-instrument klasik yang beberapa saat ini sering saya putar. Hingga tibalah pada sebuah video yang membuat saya kagum bin tercengang.

Penasaran?
Cek aja di sini

Mungkin bisa searching juga di youtube.
“Assalamu’alaikum Sally”
-ketika hati harus memilih-

Dari judulnya saja sudah membuat saya klepek-klepek tidak karuan. Dengan harapan tidak terjadi buffering pada vidio berdurasi 15:21 tersebut, saya menontonnya dengan begitu khidmat.
Pembukaan video tersebut bercerita tentang seorang wanita yang sedang sedih.
“Katanya, perlu ketemu sama orang yang salah dulu, baru ketemu sama jodohnya”, wanita tersebut kemudian merobek-robek selembar foto.
Tragis ternyata.

Oke, jadi dari pada saya nulis sinopsisnya di sini mending nonton sendiri saja. Lebih seru.
Saya hanya ingin berbagi bagian favorit saya pada akhir cerita video tersebut.

Disela-sela kegalauan wanita tersebut karena belum mendapat jodoh, ia pun menjalani kehidupannya dengan melihat masa depan yang lebih cerah tanpa memikirkan hal-hal yang menurutnya tidak perlu dipikirkan sejauh itu (apalagi memikirkan pujaan hatinya yang akan mengadakan walimahan).
Karena “mungkin jodoh tak datang tepat waktu, tapi ia akan datang di waktu yang tepat”. Kalimat yang mengispirasi kehidupan wanita tersebut, dan ia mempercayainya.

Hingga tibalah suatu hari ketika seorang pria datang ke rumahnya, dan,
Dia, meski kau jaga sepenuh jiwa kalau kata Allah tak berjodoh akan pisah juga. Dia, meski tak pernah bertemu muka kalau kata Allah jodoh akan bersama juga”.
-Asslamu’alaikum Sally-

Begitulah.
Intinya ada suatu pesan yang bagus untuk diketahui oleh remaja-remaja seperti kita. Bahwa kehidupan kedepan kelak tidak bergantung pada ‘kapan’ kita akan dipertemukan oleh jodoh milik-Nya. Meskipun dicari ke sana sini ke mana mana, ya kalau kata Allah tak berjodoh akan pisah juga.
Semoga kita semua berada pada jalan yang benar dalam lindungan-Nya.

Aamiin.

Thursday, July 9, 2015

Baymax



Sebuah film 3D animasi berjudul “Big Hero 6” yang saya nonton beberapa saat lalu membuat saya menulis tentang inspirasi dari film ini. Pasalnya, “Big Hero 6” ini bukan hanya terdiri dari manusia yang menjadi hero, namun juga terdapat sebuah robot yang ikut mengambil posisi penting di dalamnya.

Hiro Hamada. Dia adalah seorang adik dari Tadashi yang memiliki otak begitu jenius. Hobinya adalah membuat robot dan menghabiskan waktunya untuk bergabung dalam pertarungan robot illegal. Karena kakaknya begitu sayang pada Hiro, ia mengajak Hiro pergi ke kampusnya. Di sana Hiro begitu terpukau oleh berbagai macam teknologi terobosan baru yang dibuat oleh mereka. Tadashi juga memperkenalkan teman-teman baiknya serta sebuah robot ciptaannya, Baymax. Baymax adalah sebuah robot asisten medis pertama di dunia, jika ada yang terluka maka Baymax akan membantunya.

Saya cukup tertarik dengan bentuk robot Baymax tersebut. Tubuhnya begitu gembul dan unik. Cara berjalannya pun lambat dan tidak bisa berlari, terlebih lagi ketika perutnya yang besar tersebut kenyal seperti balon ketik disentuh. Namun lebih dari itu, Baymax adalah robot yang cukup jenius. Ia hanya perlu men-scan seseorang, kemudian di matanya akan muncul hasil diagnosa tentang suhu tubuh, luka, hormon, dan lain-lain.

Demi masuk di kampus yang begitu hebat tersebut, Hiro harus membuat suatu penemuan baru yang tak terkalahkan. Pada masa frustasi dan bingung memikirkan apa yang harus ia lakukan, ada bagian yang saya sukai, yaitu di mana kakaknya mengangkat dan membalikkan tubuh Hiro. Ia menyuruh Hiro untuk berpikir dari sudut lain. Ajaibnya, cara kakaknya tersebut memetik hasil yang indah. Akhinya Hiro membuat temuan baru bernama microbots. Microbots ini adalah kumpulan robot-robot kecil berwarna hitam yang dapat bergabung membentuk apa saja sesuai daya imajinasi. Dengan adanya temuan baru Hiro tersebut, Profesor Callaghan, ketua dari kampus tersebut meluluskan Hiro sebagai mahasiswa di sana. Semua itu tidak terlepas dari bantuan kakaknya –Tadashi, dan juga teman-teman Tadashi yang kelak menjadi teman Hiro, yaitu Honey Lemo ,Wasabi,Fred,dan Go Go Tomago. Saya salut, kekompakan yang begitu kental dalam sebuah persahabatan.

Lagi-lagi, hidup tidak akan selalu berputar di roda atas. Perputaran roda Hiro pada titik bawah di mulai ketika kakaknya meninggal saat berusaha menyelamatkan Profesor Callaghan pada kebakaran di kampusnya. Saat itu, hidup Hiro bagaikan pulpen tanpa tinta. Namun tanpa di duga, Baymax muncul dan kembali aktif dari kotak penyimpanan saat Hiro terjatuh dan mengalami kesakitan. Baymax mencoba menolongnya dari rasa sakit luar dan dalam.

Waktu berjalan, tanpa disadari banyak perubahan pada hidup Hiro dengan adanya keberadaan Baymax. Robot canggih hasil ciptakan kakaknya tersebut perlahan mulai memulihkan kehidupan Hiro yang selalu sedih ketika mengingat kematian kakaknya. Yang lebih parah lagi ketika sidik demi sidik diketahui bahwa Profesor Callaghan telah mencuri microbots milik Hiro demi kepentingannya dan membuat kampus terbakar seolah microbots tersebut ikut terbakar dan lenyap, padahal Tadashi mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Profesor Callaghan. Mengetahui hal tersebut membuat Hiro begitu marah sehingga benriat untuk menangkap Profesor Callaghan, di bantu oleh Baymax, Honey Lemo ,Wasabi,Fred,dan Go Go Tomago.


Mereka berenam menjadi big hero untuk menyelamatkan dunia. Mereka tau bahwa Profesor Callaghan mencoba membalas dendam pada Alistair Krei, seorang presiden dari Tech Company yang pernah membuat terobosan dimensi ruang dan waktu. Saat itu putri Profesor Callaghan menjadi pilot untuk uji coba temuan baru tersebut. Namun karena terjadi beberapa kerusakan pada dimensi ruang dan waktu tersebut, putri Profesor Callaghan menghilang dan tak dapat ditemukan. Jadi, dengan hasil curian microbots Hiro, Profesor Callaghan ingin membalas dendamnya pada Alistair Krei, dan di sanalah mereka melakukan petualangan mereka.

Karena rasa dendam yang begitu besar, Hiro berniat membunuh Profesor Callaghan untuk membayar kepedihan atas kematian kakaknya. Ia merancang Baymax dengan segala kekuatan dan rasa amarah. Ia juga sempat membuang rancangan kakaknya bahwa Baymax diciptakan untuk menolong orang, namun justru sebaliknya yang akan dilakukan Baymax adalah membunuh orang, Profesor Callaghan. Ke-4 teman-temannya tidak membiarkan hal itu terjadi. Mereka mencoba mengerti perasaan Hiro dan perlahan mencoba masuk ke dalam dirinya, membuat rasa amarah Hiro hilang.


Saat sedang memperbaiki beberapa kerusakan pada Baymax, video Tadashi muncul dari perut gembul Baymax. Video tersebut memutar tentang bagaimana usaha Tadashi menciptakan Baymax hingga berhasil. Hiro menangis melihat gambar kakaknya yang tidak pernah bisa ditemuinya lagi. Kemudian ke-4 teman tersebut datang dan membuatnya kembali bangkit. Mereka mencoba menangkap Profesor Callaghan dengan berbagai cara, termasuk merusak microbots yang sudah diperbanyak oleh Profesor Callaghan.

Di tengah-tengah petualangan tersebut dan usaha membuat Profesor Callaghan sadar atas perbuatannya, Baymax dan Hiro masuk ke dalam dimensi ruang dan waktu yang pernah diciptakan oleh Alistair Krei. Di sana mereka menemukan putri Profesor Callaghan yang telah tertidur lama dalam sebuah pesawat. Mereka mencoba membawa keluar putri Profesor Callaghan tersebut, namun lagi-lagi proses hidup tidak pernah berjalan sesuai ekspektasi yang hebat. Baymax harus mengorbankan dirinya demi menyelamatkan Hiro dan putri Profesor Callaghan, ia menyuruh Hiro untuk mengucapkan sebuah kalimat terimakasih atas bantuan Baymax dan tidak memerlukan bantuannya lagi sehingga baymax dapat mengerahkan segala kekuatannya untuk mengeluarkan Hiro beserta putri Profesor Callaghan dari dimensi ruang dan waktu, sedangkan Baymax sendiri akan tinggal di sana, tanpa kehidupan.

Saya sempat menitikkan air mata dibagian tersebut. Saya mudah terharu pada bagian-bagian pengorbanan hidup seperti yang di lakukan Baymax demi Hiro, adik dari yang menciptakannya –Tadashi. Saya berpikir, mungkin hidup Hiro memang di takdirkan seperti itu. Selalu merasa kehilangan sosok yang disayanginya. Setelah kehilangan kakaknya, kini Hiro harus kehilangan Baymax, robot yang telah menghidupkan hati serta jiwanya kembali.

Tetapi, film 3D animasi ini membuat emosi saya naik turun. Salah satu tangan Baymax yang digunakan untuk mengerahkan segala kekuatannya demi menolong Hiro, ternyata menyimpan program –berbentuk card– 'menyelamatkan orang' yang di buat oleh Tadashi. Tanpa menunggu apapun lagi, Hiro segera menciptakan kebahagiaannya kembali, menciptakan Baymax dengan program tersebut, Baymax yang sama persis seperti yang dahulu.

Lihatkan, betapa film ini membuat emosi saya naik turun. Bahwa hidup, mau berada di roda atas atau bawah sekalipun, cobalah ciptakan kebahagiaan sendiri. Karena tanpa di sadari, di balik itu semua terdapat kebahagiaan yang tidak pernah tergantikan. Seperti Hiro, meskipun sudah kehilangan kakaknya, dan juga sempat kehilangan Baymax, ia tetap berdiri tegar dan teman-teman baiknya selalu setia berdiri di sisinya.

  
#Fasting22

Sunday, November 10, 2013

Inspiration : Despicable Me


“Tidak ada orang yang benar benar jahat di dunia ini, yang ada hanya orang orang yang belum menemukan sesuatu yang tepat untuk membuat dirinya menjadi baik”

Aku percaya, semua orang di dunia ini baik. Tidak ada yang jahat. Mungkin mereka belum menyadari saja bahwa dirinya itu baik, lagian baik itu relative kan,tergantung sudut pandang dari mana yang dilihat. Atau mungkin karena mereka lelah melihat di dunia ini semua orang sama, baik. Jadi beberapa orang berinisiatif untuk membuat sebuah perubahan pada dunia, dengan menciptakan orang orang jahat agar kehidupan sedikit lebih ekstrim. Mungkin seperti ya?

Pernah nonton kartun movie ‘Despicable me’? cerita itu menginspirasi ku, bahwa di dunia memang tidak ada orang yang benar benar jahat. Mr. Gru sosok kartun tersebut benar benar telah menginspirasi ku. Dia memang awalnya seorang penjahat, penjahat besar. Mencuri times square jumbo tron, patung liberti, menara Eiffel. Dan kejahatan selanjutnya yang akan ia lakukan adalah mencuri ‘bulan’ begitu ia sebut kejatahan terbesar sejati. Tetapi sosok Mr. Gru tersebut sedikit demi sedikit mulai berubah ketika 3 anak kecil- Margo, Edith, Agnes -datang memasuki kehidupannya. Lucunya, 3 anak ini berasal dari sebuah panti asuhan,yang setiap saat berdoa akan ada orang tua yang mau mengadopsi mereka. Dan ketika doa mereka terkabul, mr. gru inilah yang menjadi orang tua mereka. Tidak sesuai harapan mereka mungkin, tetapi si adik yang paling kecil -Agnes- begitu senang di adopsi oleh mr. gru ini. Meskipun juga niat mr. gru untuk mengadopsi mereka ini bukan untuk menjadi orang tua yang baik, melainkan memanfaatkan mereka sebagai penjual cookies pada vector, salah satu musuhnya dalam kejahatan besar untuk mencuri bulan, sebelumnya vector ini telah mencuri piramida yang menghebohkan seluruh dunia.

Aku tertarik dengan doa mereka sebelum tidur.

‘Dan tolong jaga kami dan berkati supaya kami bisa tidur nyenyak’ Margo
‘Dan berkati supaya selagi kami tidur tidak ada serangga masuk ke telinga kami dan menaruh telur diotak kami’ (sambil menakuti adik terkecil) Edith
‘Dan tolong berkati supaya seseorang akan mengadopsi kami segera dan ayah dan ibu kami orang baik dan punya peliharaan unicorn’ Agnes
Amin. (ucap mereka bertiga)
 Doa 3 anak anak yang polos, yang hanya ingin mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Terharu.

“Setiap perubahan didunia ini butuh proses, tahap tahap tertentu”

Memang, apapun yang kita lakukan di dunia ini membutuhkan sebuah proses. Untuk pandai saja butuh waktu dan proses, misalnya dengan belajar, membaca buku serta memahaminya, banyak hal. Dan semuanya butuh waktu dan proses.

Begitupun mr. gru, aku tertarik dengan tokoh yang satu ini, begitu tertarik dengan sifatnya yang mulai berubah jinak kepada 3 anak anak tersebut. Dimulai dari suatu pagi ketika mereka tidak mau mengantar cookies terlebih dahulu sebelum masuk kelas tarian. Apa yang terjadi? Meskipun mr. gru tetap tegas tidak ingin mengantar mereka ke kelas tarian pada akhirnya ia duduk menunggu anak anak selesai di kelas tarian. 


Setelah selesai kelas tarian dan menjual cookies pada vector, mr. gru menjalankan tujuan utamanya mencuri sinar pengecil. Di perjalanan pulang merka meminta pergi ke tempat bermain ‘super silly fun land’. Singkat ceritanya akhirnya mereka pun bermain, bersama mr.gru juga tentunya.
 

Selain itu ia juga berhasil mendapatkan boneka unicorn yang diminta oleh agnes. Aku jadi merasa bahagia sendiri ketika melihat kebahagiaan 3 anak anak kecil itu di tempat bermain, seperti yang dirasakan mr.gru. Aku tahu, ia ikut bahagia, terlihat dari senyum kecilnya di sudut bibir ketika berhasil membuat anak anak itu bahagia.

Bagian cerita yang benar benar akhirnya bisa membuka mataku adalah, ketika mr. gru tidak mendapatkan pinjaman dari bank untuk membuat pesawat luar angkasa yng akan dipergunakan untuk mencuri bulan, ke 3 anak ini memberikan uang tabungannya. Disitulah, aku seperti tersihir oleh tatapan penuh kasih sayang antara mereka. Saling berbagi karena cinta. Dan para minions tergugah untuk memberikan uang uang yang mereka miliki karena melihat sikap anak anak tersebut. Pada akhirnya, pesawat luar angkasapun mereka buat dengan biaya sendiri.
 

Namun, dibagian bagian tertentu pada cerita ini aku juga harus bersedih. Kenapa? Ya tentu saja sedikit demi sedikit aku mulai merasakan perasaan mr. gru yang sayang kepada mereka -anak anak. Dan disaat itu juga, ketika sedang sayang sayangnya mr. gru harus melepas mereka, mengembalikan mereka ke panti asuhan atas suruhan Dr. nefario, kawan penjahatnya dalam menciptakan suatu barang. Padahal, mr. gru sudah mulai berubah, yang dulunya tidak mau sama sekali membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak anak akhirnya luluh, ia membacakan dongeng ‘sleepy kittens’ cerita tentang 3 ekor kucing yang mulai mengantuk pada mereka.
 

Akhir ceritanya adalah, setelah mendapatkan bulan dengan bantuan sinar pengecil yang dalam beberapa waktu kemudian dapat membesar lagi, dan ketinggalan pentas tarian anak anak tersebut sehingga membuat mereka semakin kecewa pada mr. gru yang sebelumnya sudah mengembalikan mereka ke panti asuhan, mr. gru mulai memperbaiki kesalahannya. Ia berubah menjadi sosok orang tua yang baik, tentu saja karena ketiga anak –Margo Edith dan Agnes– yang telah merubahnya. Ia membuat sebuah buku dongeng ‘one big unicorn’ yang ia bacakan sebelum anak anak tertidur.
‘one big unicorn strong and free thought he was happy as he could be’ satu unicorn besar kuat dan bebas berpikir bahwa dia bahagia.
‘then three little kittens came around and turned his whole life upside down’ lalu 3 kucing kecil datang dan merubah hidupnya.
‘they made him laugh, they made him cry’ mereka membuatnya tertawa, mereka membuatnya menangis.
‘he never should have said goodbye’ dia tidak seharusnya berpisah dengan mereka.
Dan sekarang dia tahu dia tidak akan berpisah dari 3 kucing kecil itu. Yang sudah merubah hatinya.
Tamat.

Ketulusan kasih sayang. Seharusnya kita semua dapat merasaknnya. Because that’s the true life. Kartun ini benar benar bisa membuat aku kembali berpikir, di dunia ini semuanya butuh kasih sayang. Karena kasih sayang bisa merubah segalanya. Mendapatkan kasih sayang bisa merubah orang orang jahat menjadi baik, dan kehilangan kasih sayang bisa merubah orang orang baik menjadi orang jahat. Aku percaya, kasih sayang tidak pernah bisa dibeli, pun dijual. Kasih sayang ada untuk mereka mereka yang mau menyayangi, menghargai setiap pemberian kasih sayang tersebut. Karena dengan kasih sayang itulah mata mata yang dulunya tertutup kini dapat melihat dunia, melihat luar angkasa, melihat anugerah hidup.

Aku turut merasakan kebahagiaan Mr. Gru, Margo Edith dan Agnes, juga para minions yang mendapatkan kasih sayang dari mr. gru, sosok penjahat dunia, dulu, yang kini menjelma sebagai orang tua yang sangat baik.


“Everybody can change”