Showing posts with label Enjoyment. Show all posts
Showing posts with label Enjoyment. Show all posts

Sunday, August 4, 2013

Si Kucing Oscar


Beberapa hari lalu aku baru saja pergi ke salah satu toko buku. Setelah lelah berjalan mondar mandir akhir nya aku memutuskan untuk mengambil dua buah buku. Salah satunya buku yang berjudul “Persahabatan Tanpa Batas”. Yang membuat aku tertarik adalah sinopsisnya di bagian belakang buku dan tentu saja covernya.
Setelah tiba di rumah, aku membaca buku tersebut. Ternyata isinya tentang kumpulan kumpulan kisah nyata hidup binatang baik dengan manusia atau dengan binatang lainnya. Sedikit kecewa, karena aku pikir itu seperti suatu cerita panjang, tentang persahabatan binatang dan manusia, tetapi bukan. Ya bukan berarti buku tersebut tidak memberikan manfaat. Justru itu yang ingin ku ceritakan. Salah satu cerita di dalamnya yang menarik perhatianku adalah ‘Oscar’ kisah kucing peramal kematian. 
Aku kembali mengingat ngingat, ternyata aku melihat buku Oscar tersebut di toko buku tadi, namun entah mengapa aku tidak membelinya. Mungkin sepertinya aku harus kembali lagi besok ke toko buku tersebut dan membelinya. Tetapi karena rasa penasaran menghantuiku akhirnya aku pun membuka google dan mencari tentang kucing Oscar tersebut.
Oscar, ternyata benar. Ia adalah kucing yang bisa meramalkan kematian seseorang secara akurat. Ia di asuh dan tinggal di sebuah rumah sakit Steere House Nursing and Rehabilitation Center, Rhode Island, Amerika Serikat. Sudah sekitar 50 pasien yang ia ramalkan meninggal benar. Biasanya Oscar akan masuk kekamar kamar pasien yang akan meninggal. Ia akan menetap dan tidur di samping pasien tersebut. Sekitar 2 jam setelah itu pasien yang di datangi Oscar tersebut akan meninggal.
Jika pintu kamar pasien yang akan meninggal tersebut tertutup Oscar akan berdiri menggaruk garuk pintu kamar tersebut agar bisa di buka. Setelah itu ia akan berada di samping pasien tersebut hingga ajal menjemput sang pasien.
Ya sebenarnya sulit di percaya, tetapi banyak orang orang di sana yang sudah melihatnya langsung. Kata sang dokter, dengan kehadiran Oscar tersebut dapat membantu mereka. Jika mereka sudah melihat Oscar memasuki salah satu kamar pasien, keluarga akan segera di hubungi dan di beritahu perihal kematien pasien tersebut, dengan begitu keluarga bisa datang dan segera bersiap siap.
Jujur saja, aku heran sendiri membacanya. Kenapa? Karena ada seekor kucing yang bisa meramalkan  kematian seseorang secara tepat. Dan itu bukan hanya sekali atau dua kali. Sudah berkali kali di buktikan.
Benar benar ada ya kucing seperti ini. Patutlah di buatkan buku ‘Oscar’ya.

Sunday, June 30, 2013

Kartun "Up"


Siapa yang belum pernah nonton film up? Buruan deh. Enggak bakalan nyesal, aku jamin.
Sumpah abis nonton film ini mimpi aku semakin banyak saja, dan aku berharap mimpi aku dapat terkabul.

Kartun yang berjudul ‘up’ ini menceritakan tentang Carl Fredricksen dan Elie yang mengidolakan Charles Muntz. Seorang tokoh penerbangan yang amat terkenal. Carl dan Elie pun saling jatuh cinta dan akhirnya menikah. Mereka hidup di sebuah rumah mungil yang nyaman. Namun mereka tidak dikaruniai seorang anak. Mereka berdua mempunya mimpi yang begitu besar, yaitu ingin tinggal di Paradise Falls. Dimana rumah mereka berada di puncak tertinggi dekat air terjun yang begitu indah.

Namun takdir Tuhan tidak ada yang pernah tau. Sebelum sempat mewujudkan mimpi mereka, Elie telah lebih dahulu pergi meninggalkan Carl untuk selama lamanya. Carl sangat sedih dan putus asa. Ia begitu mencintai istrinya.

Suatu hari, ketika carl keluar dari rumah ia mendapati bahwa rumahnya tepat berada di tengah tengah pembuatan konstruksi bangunan. Rumahnya akan di gusur dan ia akan di pindahkan. Carl terlalu sedih. Ia di beri waktu satu hari untuk membereskan semua barangnya.
Namun apa yang terjadi?
Keesokan harinya ketika carl akan dipindahkan ia segera melakukan rencana yang telah ia siapkan. Ia segera membuka cerobong asap dan mengeluarkan beribu balon udara. Sehingga rumahnya dapat terbang dan pindah dari daerah yang sedang membuat konstruksi bangunan tersebut.

Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu. Ketika carl membukanya betapa terkejutnya ia melihat seorang bocah kecil di balik pintunya itu sedang ketakutan. Ia adalah Russel. Seorang anak yang sedang mengumpulkan pin untuk pramuka.
Singkat cerita akhirnya mereka berduapun melakukan perjalanan panjang bersama rumah kesayangan Carl.

Dan ketika tiba di suatu tempat mereka menemukan seekor burung cantik yang di beri nama kevil oleh Russel. Ternyata disana mereka bertemu dengan Charles Muntz yang ingin merebut kevil dari mereka. Akhirnya mereka pun berhasil lolos dari serangan jahat Charles dan kabur.

Mimpi pun akhirnya terwujud. Carl berhasil menempatkan rumah kesayangannya bersama Elie persis di samping air terjun di Paradise Falls.

Akhir yang bahagia. Carl dan Russel kembali ke tempat dimana seharusnya mereka tinggal. Kevin terbebas dari ancaman orang jahat yang ingin memilikinya dan hidup bahagia bersama anak anaknya yang lucu. Ternyata tidak hanya Carl yang mampu mewujudkan mimpinya. Russel juga. Ia berhasil mendapatkan pin pramuka sebagai menolong orang tua. Dan Carl hadir di acara tersebut memasangkan pin pada Russel.

Sunggu akhir yang bahagia.
Jujur aku kagum sama kartun yang satu ini. Kenapa?
Karena kartun up ini tidak hanya sekedar memberikan kesenangan tersendiri buat penontonnya. Melainkan, up memberikan kita semangat, semangat yang seperti apa?
Semangat seperti carl dan russel. Meskipun sulit dan begitu banyak masalah yang datang dalam hidup, tetapi bila ada keyakinan dan usaha mimpi tersebut akan terwujud.

Aku jadi ngebayangin bagaimana kalau aku sedang berada di posisi Carl yang mempunyai mimpi begitu waaaw amazing. Kira kira akan terwujud tidak ya?
Ya intinya seperti itu. Kartun up ini mengajari semangat pantang menyerah buat kita.

Wednesday, June 26, 2013

Hamtaro


Kartun
Setiap orang pasti pernah melalui masa kecilnya dengan menonton kartun bukan?
“Hamtaro” adalah salah satu kartun favorit ku ketika aku kecil. Ketika aku masih sering seringnya rewel dan meminta ini itu. Apapun itu permintaanku. Minta dibelikan ini, minta disuapin, minta bermain di tanah, minta permen cokelat yang nyaris saja membuat gigiku bolong. Mengenang itu semua membuat aku jadi tertawa pada diriku sendiri. Mengapa tidak?

Jika aku membayangkan ketika aku kecil dahulu, rasanya itu tidak mungkin. Ya sangat tidak mungkin. Sifat kekanak kanakan yang selalu menjadi sebuah percekcokan kecil antara aku dan kakak ku. Tetapi bagaimanapun aku sudah melalui masa masa itu.

Kangen memang dengan masa itu. Yang bebas bisa naik ayun sekencang kencangnya karena badan masih ringan. Yang bebas naik jungkat jungkit di taman kanak kanak hingga terpelanting. Yang bebas memetik jambu kapan saja di depan rumah. Yang bebeas bermain petak umpet bersama teman teman ku. Dan juga yang bebas menonton kartun setiap harinya, dan seringnya hai minggu.

Hari minggu memang hari kebahagiaan untuk anak anak seumurku waktu itu. Jangan Tanya kenapa. Jelas saja hari minggu selalu diputar berbagai jenis kartun sampai berjam jam yang membuat ku tak bergerak sedikitpun dari depan televisi.
Dan Hamtaro memang salah satu kartun favorit ku.
Dulu aku sangat sering menyanyikan lagu hamtaro. Seperti ini >>>
 
Hamtaro
Hamtaro
Tuk ku tuk lewat lorong sempit
Tuk ku tuk Hamtaro berlari
Apa yang paling dia senangi
Biji bunga matahari
Yaa Hamtaro berlari

Tuk ku tuk Hamtaro berlari
Hamtaro berputar di atas roda putarnya
Apa yang paling dia senangi
Biji bunga matahari
Yaa Hamtaro senang berputar

Tuk ku tuk hamtaro tidur
Hamtaro tidur di mana saja
Apa yang paling dia senangi
Biji bunga matahari
>>
Entah mengapa tiba tiba aku terkenang dengan kartun yang menampilkan berbagai macam hamster cilik nan imut ini.

Hamtaro merupakan pemain utamanya. Semenjak aku menonton kartun yang satu ini, dimana hamtaro sangat menyukai biji matahari, akupun menjadi suka memakan biji bunga matahari tersebut. 


Yaa banyak ternyata pengaruh dari menonton. Salah satunya, dengan sendirinya kita akan menciptakan sebuah kebiasaan sendiri.
Intinya, aku suka hamster cilik nan imut seperti hamtaro ini.