Tuhan tidak pernah memaksa, namun Tuhan menunjukkan
hal benar dan salah.
Rasanya setiap langkah terasa benar, ringan begitu
saja. Kepulan asap rokok saja, bahkan bisa hilang dalam serapan katun-katun
baju, lenyap begitu saja.
Kecewa, seperti mendung tanpa surat undangan. Datang
begitu saja, bahkan tinggal sesuka hati. Rasanya, hujan seperti puisi yang
berubah menjadi keris. Rintiknya seperti kristal es yang menajam pada ujung
lembutnya. Merindu juga Juni pada sang awal tahun.
Hidup seperti mencacah langit. Diam-diam terkulai
dalam pelangi, kemudian melambung pergi.
“Manusia akan
kehilangan hal yang berharga saat banyak hal yang harus mereka lindungi” –
Ibu Kandung Ji Hoon (Drama: Marriage Contrack Ep 14)
Apakah melindungi diri sendiri, berarti kehilangan
hal yang paling berharga –diri sendiri, atau orang lain?
Saya mencoba melindungi beberapa hal, hal-hal yang
terlihat besar. Namun, saya mulai kehilangan hal kecil yang justru menjadi
andil penting dalam hidup saya. Menyesal, tapi apa boleh dikata? Penyesalan harus
menjadi guru terbaik mengukir masa depan bukan?
Beberapa hal terlihat sederhana, seperti hangatnya
sapaan “hai” pada orang-orang yang justru hanya terlintas sesaat dalam kehidupan
saya. Tapi entah mengapa, justru hal-hal baik lahir dari itu semua. Mungkin ada
beberapa hal yang harus saya lindungi, tetapi bukan berarti saya harus
kehilangan hal lainnya, bukan berarti saya juga egois harus memiliki semuanya. Beberapa
“hal” tersebut mungkin bisa saja menjadi hal yang tidak penting bagi orang
lain, tetapi siapa yang tau bahwa hal tersebut menjadi inti terpenting dalam
kehidupan saya?
Saya tidak ingin kehilangan lagi, mereka, yang
sejak menatap wajah penuh tipuan ini memilih
bertahan bukan berpaling dan enggan hadir dihadapan saya lagi. Percayalah,
bertahan menjadi pilihan yang sulit. Tetapi, sekalinya kau bertahan, kau akan
tau bahwa seorang yang pernah kau buat menangis ini memilih diam dan enggan
berbicara, memilih menyimpan lukanya sendiri.
“…banyak hal yang harus mereka lindungi”
Lindungilah hal-hal yang kau yakini bisa membangun
istana dalam syurga bersamamu.
![]() |
| Kaskus |

No comments:
Post a Comment